Bisnis hotspot
Bukan rahasia lagi dewasa ini internet sudah bukan barang yang mewah.
Dengan semakin maraknya para pemain baru dalam bisnis internet, maka timbulah persaingan harga yang akan membuat tarif internet sedemikian murahnya. Lihat saja, internet sudah dapat di jangkau di mana saja dan kapan saja. Jika anda bepergian ke mall-mall atau restoran maka akan sering kita jumpai akses hotspot baik yang gratis atau yang berbayar.

Sejatinya untuk memulai bisnis ini tidaklah di butuhkan biaya yang besar, intinya hanya bermodal keberanian dan sedikit terobosan.
Namun ada beberapa hal yang menjadi syarat mutlak sebelum kita terjun ke bisnis ini yaitu,
Lokasi
Sebelum membangun koneksi hotspot ada baiknya kita menentukan lokasi yang strategis. Untuk saat ini hotspot sudah marak di bangun di area kampus dan sekolahan atau bagi yang sudah mempunyai usaha semacam cafe atau depot kita bisa menambah fasilitas ini untuk semakin menarik minat pengunjung.
Panga pasar
Di karenakan bisnis ini adalah bisnis hotspot, yang dalam artian hanya bisa kita jual kepada orang yang sudah punya perangklat wireless semacam laptop
atau smartphone yang sudah di bekali wi-fi maka kita perlu melakukan survey seberapa banyak orang yang memiliki perangkat diatas di sekitar area lokasi hotspot kita. Jika jumlah orang yang mempunyai perangkat wireless tidak memungkinkan (dalam hal ini saya berasumsi minimal 10 laptop)maka jangan di paksakan untuk membangun bisnis ini.
Modal
Untuk memulai usaha ini tidaklah perlu modal yang besar, berikut saya berikan rincian modal bisnis hotspot.
Saya asumsikan saat ini anda sudah punya koneksi internet(dalam hal ini misal speedy paket game) yang biaya perbulannya RP.715.000. Sebagai perangkat tambahan anda cuma membutuhkan sebuah router mikrotik RB750 yang seharga RP.450.000.
Antena omni directional 360 derajat seharga RP.1.200.000 dan sebuah radio transceiver semacam linksys yang seharga RP.700.000 serta pipa dan beberapa meter kabel UTP. Jadi secara keseluruhan modal awal yang di keluarkan tidak lebih dari 3 juta.
Harga jual
dalam bentuk voucher.Untuk menjual koneksi hotspot ini kita bisa membuat beberapa paket layanan dalam bentuk voucher. Satu contoh kita buat paket 5 jam dengan harga rp.10.000.
Jika disekitar area hotspot kita terdapat 10 laptop aktif, dan setiap hari mereka membeli masing-masing satu voucher maka dalam satu hari kita akan dapat menjual 10 voucher. Maka dapat saya asumsikan pendapatan perhari kita adalah 10 laptop X Rp.10.000 = Rp.100.000.
Maka dalam satu bulan berarti Rp.100.000X 30 hari = 3 juta.
Yang tentunya pendapatan ini cuma akan di potong untuk biaya speedy yang hanya Rp.715.000 serta biaya listrik yang mungkin tak lebih dari Rp.100.000. Jadi masih ada sisa pendapatan sebulan sebesar 2 juta.
Dengan analisa semena-mena saya diatas maka bisa di katakan modal awal yang ada di kisaran maksimal 3 juta akan BEP minimal pada bulan ke dua.
bagaimana,apakah anda tertarik??? Segera bertindak sekarang sebelum peluang ini di ambil oleh tetangga atau teman dekat anda.


100% percaya dengan isi tulisan ini karena yang nulis praktisi profesional..
*sudah booking kantor operasional supaya jangkauan lebih luas se gebang lor
sangat menggiurkan, informasi top banget.
lumayan untung 2 juta / bulan, bisa buat ongkos pulang kampung. matur suwun infonya.
sungguh bisnis yang menjanjikan
tapi neng kampung ku wis dikapling pak lek saya sendiri e
blogger premium iki wisan.aku kok lagek eroh yo kek…..
Wah, menarik sekali bisnis hotspot lek…
wah wis dot com yo…hwakakaka selamat ya bozz dah berhasil jd blogger premium…hehehe
Wah, omah anyar ki… bisnis e mantaff ketoke…
bisnis yang bagus
sebenarnya tertarik juga nih, mas galuh, eh, pakne galuh, hehe … tapi dasar sayanya yang ndak punya naluri bisnis.
Meh patungan dengan Pak Sawali saja…
Atau Pakne Galuh yg modali, saya & Pak Sawali yg tukang jual vouchernya
Punya gambaran nih, cuma di Ponorogo yg punya laptop berapa butir ya?
Selamat atas rumah barunya Mas.
bagi hasil mbi aku yo mas (lmao)
2 bulan sdh BEP? pantas saja ya banyak resto bahkan ada loh warung angkringan yg berani pasang hotspot
aku dirumah ada, jadi di belakang aja bisa mbaca gugel, wakaka
itu jangkauan radius berapa meteran?