Mangga gadung masak pohon
Bulan september hingga akhir tahun nanti boleh di bilang adalah bulannya mangga. Lho kenapa kok saya bisa bilang seperti itu, tak lain adalah begitu banyak dan menjamurnya pedagang mangga masak pohon di bulan-bulan tersebut. Skala dan sarana dagang mereka pun berbeda-beda, ada yang cuma berjualan dengan skala kecil dengan sarana tikar di gelar di pasar. Ada juga yang dengan sarana sepeda onthel/motor dengan skala menengah, bahkan ada juga yang berdagang dengan skala besar dengan sarana mobil bak terbuka.
Harga yang di patok pun bermacam-macam, biasanya tergantung jenis dan ukuran dari si mangga tersebut. Di Surabaya mangga gadung masak pohon ukuran besar pada bulan Sepetember lalu di hargai 6000 hingga 7000 per Kg untuk mangga manalagi ukuran besar di jual dengan harga 4500 hingga 6000 per Kg. Namun memasuki pertengahan bulan Oktober harga dari ke dua mangga diatas sudah menurun. Untuk mangga gadung ukuran besar kini cuma di hargai 4000 hingga 5000 perKg, sedangkan untuk mangga manalagi ukuran besar cuma 3000 hingga 5000 per Kg.
Menurunnya harga-harga diatas terjadi karena banyak faktor. Disamping faktor kualitas buah yang sudah menurun/agak lembek, faktor sedikitnya permintaan pasar membuat stock mangga menumpuk.
Saya sendiri tidak tahu kenapa permintaan pasar menurun, apakah masih kurangnya kesadaran mengkonsumsi buah di kalangan masyarakat atau bahkan daya beli masyarakat yang menurun.
Yang jelas dampak dari kejadian ini adalah banyak pedagang mangga yang merugi, bagi mereka saat ini yang penting mangga habis terjual atau minimal bisa balik modal.
Padahal masih menurut saya buah satu ini adalah buah paling cocok jika di konsumsi pada cuaca yang panas seperti ini.
Jika mangga yang masih muda bisa kita bikin rujak dengan di campuri gula merah maka yang masak pohon bisa kita jus atau di buat puding mangga.
Tentunya selain sensasi kesegaran yang kita dapat asupan vitamin dalam tubuh kita akan sedikit terpenuhi.
Kalau anda suka mangga di olah seperti apa?



Wahhh bikin ngileeeeeeeeeeeeeeeerrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
sing rodok kemampo unu mas …
truss tak rujak …. enak poll kui
marai ngelu cangkem mergo ndlewer saking kepingine… cezzzzz!
wah enak ki kang dipangan wayah panas2
Dikampungku Jombang juga tanam pohon mangga, asyik banget kalau sudah panen mas, mblenger pokoke. Ibu melarang menjual mangga itu karena dibagi untuk anak-ponakan dan tetangga2.
Siang tadi juga baru metik mangga gadung di pinggir garasi, lumayan dapat sak dos ( 30 buah) ,ada yang sudah mateng,uenak tenan.
Salam hangat dari Galaxi.
Kalau sudah panen mangga memang harga sering jatuh, apalagi para tengkulak seenaknya nawar ha ha ha. {adahal kalau sudah di supermarket jadi mahal.
Salam dari Jombang
ngiler.com
kemarin baru aja panen om, dari pasar minggu tapi, wong di sini saya ga punya poon mangga, heuheuheu…..
menurut saya pasar buah itu tidak menentu mas…,tergantung akan kualitas buah dan kualitas orangnya…msaih makan buah ap gk…hehehhehehehhe
waton ora dibalangke ae, loro nek keno.. jiahaha
Uoohhhhhh… MANGSTAPPPPP… Mangga adalah buah terfavorit sayaaa!!!!! mo yg mentah pake garem.. OK… dilotis.. mantappp… trs yg matang?? Ehhhmmmm sedddaaappppppp!!! huehehehehe
Kirim ke sla3 sekilo dunk Pak… [ngerampok Mode: ON]
kapan-kapan dolan ke prigen mas, dirumah tinggal petik mangga gadung
mangga guling juga ada :d
ini sebenernya web apa sih mas. web internet, mikrotik, IT kok ada mangga segala. apa mau buka pasar IT dan mangga piye xixixi *kaboorr
setuju mang paling enak dimakan panas-panas gini pasti segerrrrrrr
fotone kok dudu mangga gadung cak? he ke ke..
kalo saya suka mangga yang setengah matang lalu dicacah..
waduh pancen masak pohon. brp harganya ………. bos