Panjul yang malang
Berawal dari keinginan untuk menambah koleksi burung berkicau, Senin kemarin saya menyempatkan berjalan-jalan menyusuri sudut pasar burung Kupang Surabaya. Saat itu saya sebenarnya sudah memiliki 2 ekor burung kicau yaitu kenari dan trucukan, tapi dasar masih saja kurang puas alhasil mendorong saya untuk pergi mencari burung lagi. Bermacam-macam burung kicau di jajakan disini, dari yang mulai anakan, bakalan hingga burung yang sudah jadi. Harganya pun berfariatif mulai dari 10.000 sampai jutaan rupiah.
Karena untuk membeli burung yang mahal kantong masih belum mencukupi, alhasil saya membeli burung Cendet bakalan seharga 25.000 rupiah.

Setelah transaksi terlaksana maka saya segera bergegas untuk segera pulang dikarenakan merasa kasihan melihat cendet ada di dalam kantongan kertas terlalu lama. Begitupun sesampai dirumah, langsung saja cendet saya masukan ke dalam sangkar hasil pembelian seorang teman. Tak lupa juga memberinya minum dan berbagai macam makanan mulai dari voer, kroto, ulat hongkong hingga jangkrik.
Pada saat malamnya ada sedikit terjadi keanehan pada “si panjul”. Jika “si badut” kenari dan “si bejo” trucukan tidur dengan pulasnya tidak halnya dengan si panjul ini. Sepertinya dia gelisah entah memikirkan sesuatau apa. Yang jelas tingkahnya bagai burung penderita insomnia akut. Saat itu pikiran saya juga acuh saja atau saya pikir itu mungkin dampak sosialisasi dengan rumah barunya, hingga saya pun tertidur pulas.
Saat shubuh menjelang, sebelum bergegas ke kamar mandi saya menyempatkan menengok ke 3 anak angkat saya tersebut. Si bejo masih tertidur pulas di atas wadah minum, si badut juga terlelap di atas angkringanya. Namun panjul….mana panjul???di angkringan dia tidak ada kemana panjul??? saat sangkar saya turunkan terdapati panjul terbujur kaku tanpa busana di lantai sangkarnya, matanya mencalik, kukunya mencengkram kaku seperti menahan sakit.
Dada saya serasa sesak, pengen meronta, menjerit. Namun saya ingat hari itu masih pagi buta. Si panjul sudah dipanggil yang maha kuasa, mungkin dia tidak betah dengan suasana barunya atau dia bunuh diri karena masalah yang di deritanya.
Ahhh panjul, kau membuat aku sedih, membuat galuh menangis dan juga membuat istriku tertawa gembira.
Apakah aku salah dalam merawatmu? padahal aku juga sudah banyak baca tentang tips merawat cendet serta tips mencetak cendet juara.


hal ini tak membuat saya jera
akan ada panjul lagi yang mengisi sangkar kosong di rumah
innalillahi wa inna ilaihi rajiun..
jangan di sedihi kang, doakan semoga Panjul diterima disisi Nya… Amiiin
azaxs´s last blog ..Mengenal AIDS
waduh saknoe rek.. untunge mik 25rb tukune, jajal 25jt kwkwk..
deteksi´s last blog ..Pisau Sang Jagal
sabar ya mas..
brarti burung dirumah balik 4 lagi lak an wakakaka *kabooorr
Eros´s last blog ..SMS Tahun Baru 2010 | Koleksi SMS Ucapan Tahun Baru 2010
doh, mungkin si panjul lagi ngambek, terus stress, mas, hehe …. protes karena pingin hidup bebas, keke …
sawali tuhusetya´s last blog ..Ulang Tahun ke-2 TPC dan Martil UU ITE: Sebuah Refleksi
Gak heran mas, kejadian itu sering kali terjadi gak tahu sebabnya apa. Sewaktu beli di penjualnya sehat, begitu dibawa pulang pasti mati
. Mungkin stres hidup sendirian setelah hidup bebas di alamnya (kalo di penjualnya masih banyak temannya). 

Sugeng´s last blog ..Hobi Dan Kesenanganku Sangat Mengganggu Keluargaku
oalaaah, melas men to yooo. mungkin si panjul sudah sakit waktu masih di pedagangnya ya. pasar burung ada juga ya di bratang
ami´s last blog ..perikehewanan
Kang, lain kali nek tuku manuk.., sebelum dibawa pulang disemprot air pakai sprayer dulu biar dingin ngurangi stress selama diperjalanan…
Terus sampai di rumah, begitu masuk ke kandang, kandangnya dikerudungi supaya burungnya gak stress dengan lingkungan baru, setidaknya seminggu…
Upayakan setiap pagi dimandikan dan dijemur selama sejam setelah itu dikerudung lagi kandangnya.
Ini pengalaman saya sampai jumlah burung kicauan mencapai 17 ekor terdiri dari kenari, murai batu, anis kembang (punglor), jalak suren dll.
@kang mahendra: pengalaman ini membuat saya sedikit jera jika beli burung yang masih bakalan,mending beli burung yang setengah jadi bis alangsung di dengar kicaunya dan gak nabrak sangkar waktu di kasih makan
btw,penggemar burung kicau juga nih
aku jugaikut terharu mas soalene akt biyen tau duwe cendet tapi sek anakan trus yo podo mati pisan sabar yo mas aku yo isok ngrasakno kok sabar yoooooo
jangan menyerah kang pasti kalau beli lagi saya doakan supaya hidup lagi amin
saya juga pernah bli cendet, trus besoknya mati. saya beli Rp. 40rb lagi. mungkin karena cendetnya masih belum jinak. ato itu hasil dari tangkapan.
sama om aku juga baru aja kehilangan cendet trotolan ku 3 ekor skli gus entah lah kenapa? mungkin cendet2 itu lebih seneng mokat daripada idup
innalillahi wa inna ilaihi rajiun..
jadikan pengalaman sebagai guru yg paling berharga…… ^_^
kebanyakan minum panadol,jd lpa banun tu ……!!!!!!!!